Multikultural dalam Kajian Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.30821/ihya.v5i2.7174Abstrak
Abstrak: kajian tentang multikulturan dalam kajian pendidikan Islam ini menjelaskan bahwa manusia di dunia tidak bisa hidup jika ia hanya sendiri. Namun dalam banyak hal harus dijalani dalam keaneka ragaman di antaranya adalah dari sisi kultur. Tulisan ini dikaji melalui data yang diambil dari beberapa sumber buku dan rujukan lainnya. Dalam tulisan ini menyimpulkan bahwa anugerah paling agung yang diterima manusia yang tidak diterima oleh makhluk lainnya adalah intelektualitas. Dalam perkembangan kehidupan manusia, terjadilah pluralitas dan perbedaan antara berbagai macam ras, warna kulit, umat, agama, bangsa, kabilah, bahasa dan peradaban. Dengan pluralitas dan multikulturalitas itulah terdapat nilai-nilai penting bagi pembangunan keimanan. Di antara ayat Alquran yang berkaitan dengan multikultural adalah: Q.S. al-Hujurat/49: 13, Q.S. al-Maidah ayat 48, Q.S. Ar-Ruum ayat 22, Q.S. Al-Baqarah ayat 62, dan Q.S. al-Hujraat ayat 12.Referensi
Baidhawy, Zakiyyuddin, Pendidikan Agama Berwawasan Multikulural (Jakarta: Penerbit Erlangga, 2005)
Mahfudz, Choirul, Pendidikan Multikultural (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014)
Nata, Abuddin, Paradigma Pendidikan Islam (Jakarta: Grasindo, 2001)
Parekh, Bikhu, Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory (Cambridge: Harvard University Press, 2002
Unduhan
Diterbitkan
2019-07-02
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Ihya journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. MIQOT journal Open Access articles are distributed under this CC BY SA.