PERKEMBANGAN KRITIK SASTRA MASA UMAYYAH DAN ABBASIYAH SERTA MUNCULNYA KRITIK SASTRA MANHAJI
DOI:
https://doi.org/10.30821/ihya.v8i1.12234Abstrak
Melihat kejayaan pemerintahan pada masa Umayyah dan Abbasiyah tentu membawa kemajuan di berbagai bidang terutama dalam hal kritik sastra. Pada masa Umayyah, berbagai macam karya sastra mulai berkembang, begitu pula pada masa Abbasiyah, ilmu pengetahuan berkembang pesat. Kedua periode ini dikenal sebagai masa kejayaan sastra Arab dan mengalami puncaknya pada era Abbasiyah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pemerintahan Umayyah dan Abbasiyah terhadap perkembangan kritik sastra serta menjelaskan munculnya kritik sastra manhaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kritik sastra yang pada awalnya pada era Jahiliyah hanya dinilai dari segi qafiyah dan penilaian vokal, namun pada masa Umayyah kritik sastra mengembangkan penilaian sastra dari segi bahasa dan sastra itu sendiri. Pada masa Umayyah juga diadakan penganugerahan gelar sastra terbaik pada masa itu, yaitu Al Farazdaq, Al Akhtal dan Jarir. Pada masa pemerintahan Abbasiyah, perkembangan ilmu pengetahuan digencarkan dengan menerjemahkan berbagai kitab. Dengan terjemahan ini, kritik sastra tidak lagi dinilai dari segi bahasa dan sastra itu sendiri, tetapi penulis membuat teori tentang kritik sastra yang disebut kritik manhaji. Kritik manhaji menandai kejayaan kritik sastra pada zaman klasik.Referensi
Al-Akub, Isa Ali.1997. al Tafkir al naqdiy inda al Arab. (Beirut: Dar al Fikr al Maashir)
Al Faisal, Abd Aziz bin Muhamad. 1402 H. Al-Adab al-Arabiy wa Taarikhuhu. (Tanpa penerbit).
Al-Iskandariy , Ahmad dan Mushtaafa ‘Inaniy'. 1978. Al-Wasith fi al-Adab al-Arabiy. (Beirut: Dar al-Ma'arif).
Al Jumahiy, Ibnu Salam.2001. Tabaqat Fuhul as Syuara. (Jeddah: Dar al Madani).
Kamil,Sukron. 2009. Teori Kritik Sastra Arab Klasik dan Modern. (Jakarta: Rajawali Pres).
Malthuf, Ahmad dan Muh Qozwaeni. 2020. "Konsep at-Tajnis menurut Ali bin Abdul Aziz al jurjani dalam al-Wasatah baina al-Mutanabbi wa Khusumihi". Jurnal ALFAZ Vol. 8 No. 1. http://dx.doi.0rg/10.32678/alfaz.Vol8.Iss1.2503
Mukhtar, Muhammad. al Naqd al Adabiy min Asr al Jahili ila al Asr Abbasiy. (tanpa penerbit).
Muslim, Fauzan. 2016. Sastra dan Masyarakat Arab zaman Umayyah dan Abbasiyah. (Jakarta: Penaku)
Yatim, Badri . 2003. Sejarah Peradaban Islam: Dirasah Islamiyah, Cet. Xiv (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Ihya journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. MIQOT journal Open Access articles are distributed under this CC BY SA.