BERPIKIR DAN PROBLEM SOLVING
DOI:
https://doi.org/10.30821/ihya.v4i1.1381Abstract
Abstrak : Berpikir merupakan berbagai kegiatan yang menggunakan konsep dan lambang sebagai pengganti objek dan peristiwa. Berpikir dapat digolongkan ke dalam dua jenis yaitu : Pertama, Berpikir Asosiatif, yaitu suatu ide merangsang timbulnya ide-ide lain. Kedua, adalah Berpikir Terarah. Proses berpikir terarah adalah proses berpikir yang sudah ditentukan sebelumnya dan diarahkan pada sesuatu, biasanya diarahkan pada pemecahan suatu persoalan.Problem Solving, menurut istilah adalah proses penyelesaian suatu permasalahan atau kejadian, upaya pemilihan salah satu dari beberapa alternatif atau option yang mendekati kebenaran dari suatu tujuan tertentu. Adapun prinsip-prinsip Problem Solving adalah: 1). Keberhasilan dalam memecahkan masalah dapat dicapai jika diarahkan ke masalah yang ia mampu memecahkannya; 2). Dalam memecahkan masalah, pakailah data/ keterangan yang ada; 3). Titik tolak pemecahan masalah ialah mencari kemungkinan-kemungkinan jalan kelua; 4). Menyadari masalah harus didahulukan dari usaha memecahkan masalah; 5). Proses menciptakan ide-ide baru (innovative) hendaknya dipisahkan dari proses evaluasi ide ; sebab yang akhir ini menghambat yang pertama; 6). Situasi-situasi pilihan, hendaknya dijadikan situasi masalah. Situasi masalah ditandai dengan adanya hambatan; 7). Situasi masalah kadang perlu diubah menjadi situasi pilihan. Tujuan situasi masalah adalah menghilangkan hambatan. 8). Pemecahan masalah yang diusulkan oleh pemimpin sering dievaluasi secara kurang obyektif.Terdapat 4 faktor yang mempengaruhi proses dalam problem solving yaitu motivasi, kepercayaan dan sikap yang salah, kebiasaan dan emosi. Langkah-langkah problem solving yang dikemukakan oleh Gray yang dipergunakan ada 6 langkah: 1). Mengerti masalahnya; 2). Mengumpulkan keterangan atau data; 3). Menformulasikan atau pemecahan masalah yang mungkin; 4). Mengevaluasi hipotesis. 5). Jika hipotesis tidak dapat berhasil, maka perlu kembali penyelidikan literatur. Tetapi apabila percobaan berhasil, maka dapat diteruskan ke langkah berikutnya; 6). Pembuatan eksperimen; 7). Kesimpulan.References
Arifin, M. Ilmu Perbandingan Pendidikan, Jakarta : PT. Golden Terayon Press, 1994 ,h.46-49
Akhyar Lubis, Saiful. Pendidikan dan Konseling Islami, Bandung : Cita Pustaka, 2008
Hasan, Chalijah. Dimensi-Dimensi Psikologi Pendidikan,Surabaya : Al-Ikhlas, 1994
Kartono, Kartini. Bimbingan dan Dasar-Dasar Pelaksanaannya, Jakarta : CV Rajawali,1985
Mustaqim dan Abdul Wahib, Psikologi Pendidikan, Jakarta : PT Rineka Cipta, 1991
Mu'awanah, Elfi dalam http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/191095667, diakses 12 Oktober 2011
Purwadarminto, W.J.S. Winkel. Psikologi Pengajaran, Jakarta : PT Grafindo,1987
Purwanto,Ngalim. Psikologi Pendidikan, Bandung : PT Remaja Rosdakarya,1997
Rahman Shaleh, Abdul. Psikologi : Suatu Pengantar dalam perspektif Islam, Jakarta : Kencana, 2008
Sanjaya, Ade dalam http://adesanjaya.blogspot.com/2011/03/pengertian-problem-solving, diakses 5 Oktober 2011
Soemanto, Wasty. Psikologi pendidikan, Jakarta : PT Rineka Cipta, 1990
Suryabrata, Sumadi Psikologi Pendidikan, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2004
Usman Najati, Muhammad. Psikologi Qur'ani, Surakarta : Aulia Press, 2008
Walgito, Bimo. Pengantar Psikologi Umum, Yogyakarta : Andi,1980
Wirawan Sarwono, Sarlito. Pengantar psikologi Umum, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2009
Zimbio dalam http://www.Zimbio.com/hubungan+kedewasaan+solving diakses 5 Oktober 2011
Downloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Ihya journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. MIQOT journal Open Access articles are distributed under this CC BY SA.