Kualitas Hidup Lansia Peserta Prolanis Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kenten Laut
DOI:
https://doi.org/10.30829/jumantik.v5i2.6861Abstrak
Kualitas hidup dimasa tua merupakan persepsi subjektif yang mempengaruhi status kesehatan baik fungsi fisik, psikologis dan kesejahteraan sosial serta kemampuan fisik yang baik, merasa cukup secara pribadi dan masih merasa berguna, partisipasi dalam kehidupan sosial, dan baik dalam sosial ekonominya. Penyakit kronis tidak mudah dihadapi bukan hanya karena sifat penyakitnya atau perawatannya, melainkan karena penyakit itu harus diderita untuk waktu yang lama. Penyakit Kronis yang dialami oleh masyarakat dewasa ini akan memberikan dampak dan beban bagi keluarga, bila penanganan dilakukan secara tidak intensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi. Metode penelitian dengan desain cross-sectional, sampel sebanyak 87 lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi di wilayah kerja Puskesmas Kenten Laut. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data uji regresi binary logistik. Hasil penelitian diperoleh angka kualitas hidup lansia peseta prolanis yang menderita hipertensi dengan kualitas hidup yang buruk adalah 44,8%. Terdapat hubungan anatara jenis kelamin dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,013, terdapat hubungan antara lama hipertensi dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,011), terdapat hubungan antara riwayat penyakit lain dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,003), terdapat hubungan antara keteraturan konsumsi obat dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,018). Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kualitas hidup responden prolanis yang menderita hipertensi adalah lama hipertensi p-value < 0,05 yaitu 0,001, maka dapat dilakukan peningkatan kualitas hidup lansia dengan meningkatkan mutu pelayanan prolanis penderita hipertensi Kata Kunci : Kualitas Hidup, Lansia, HipertensiReferensi
Anbarasan, S. S. (2015). Gambaran kualitas hidup lansia dengan hipertensi di wilayah kerja puskesmas rendang pada periode 27 februari sampai 14 maret 2015. Jurnal ISM, Vol. 4 No. 1, September-Desember. http://erepo.unud.ac.id/10882/
Astari, P. D., Adiatmika, P. G., & Pande, R. D. D. (2012). Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi pada kelompok senam lansia di Banjar Kaja Sesetan Denpasar Selatan.
Azmi. N, Karim. D, Annis F N (2018). Gambaran Kualitas Hidup Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kecamatan Tampan Pekanbaru. JOM FKp, Vol. 5 No. 2
Bain, G., H., Lemmon, H., Teunisse, S., Starr, John M., Fox, H., C., Whalley, L., J. (2003). Quality of life in healthy old age: relationship with childhood IQ, minor psycological symptoms and optimism. Social Psychiatric Epidemiology, 38(11), 632-636. doi: 10.1007/s00127-003-0685-5
Bhandari, N., Bhusal, B. R., K.C., T., & Lawot, I. (2016). Quality of life of patient with hypertension in Kathmandu. International Journal of Nursing Sciences, 3(4), 379-384. https://doi.org/10.1016/j.ijnss.2016.10.0 02
BPJS Kesehatan, (2014). Panduan Praktis PROLANIS. Diambil dari http://www.bkkbn.go.id/Documents/JKN/06-PROLANIS.pdf.
BPOM, 2006, Kepatuhan Pasien: Faktor Penting dalam Keberhasilan Terapi, Info POM, Vol 7 No 5
Bowling, A. (2005). Ageing Well Quality of Life in Old Age. Maidenhead: Open University Press.
Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, (2018). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.
Herlinah, L., Wiarsih, W., & Rekawati, E. (2013). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JK K/article/view/987
Kementerian Kesehatan RI. 2013. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan, Semester I. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kresensia. M B (2017). Gambaran kualitas Hidup Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Gampling Sleman. STIK Achamd Yani Yogyakarta.
Moons, P., Marquet K., Budts W., Geest, D., S. (2004). Validity, reliability, and responsiveness of the Schedule for the Evaluation of Individual Quality of Live-Direct Weighting (SEIQOL-DW) in 176 Congenital Heart Disease. Health and Quality of Life Outcomes, 2(27). doi: 10.1186/1477-7525-2-27
Novitanngtyas, T. (2014). Hubungan karakteristik (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan) dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansia di kelurahan makamhaji kecamatan kartasura kabupaten sukoharjo. Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Pradono, Hapsari & Sari. (2009). Kualitas hidup penduduk Indonesia menurut International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Analisis lanjut data riskesdas 2007). Bul. Penelit. Kesehatan., 1-10
Rudianto, N. D. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup penderita hipertensi di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Universitas Muhamadiyah Semarang, Semarang.
Sudoyo, Setiyohadi, Aldi, dan Setiati. (2009). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi V. Jakarta: Interna Publishing
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License CC-BY-SA that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.