Hubungan Bermain Game Online Dengan Tingkat Kedisiplinan Beribadah Shalat Lima Waktu Mahasiswa IAIN Kediri
DOI:
https://doi.org/10.37064/jki.v11i2.23412Keywords:
Hubungan, Game Online, Kedisiplinan Shalat Lima Waktu.Abstract
Shalat merupakan rukun Islam yang sangat penting dan harus dilakukan oleh seorang muslim karena amal yang pertama kali akan dihisab di hari pembalasan adalah shalat. Shalat harus dikerjakan pada waktunya masing-masing, tidak satu pun yang ditinggalkan, serta dilakukan dengan penuh kesadaran, penguasaan diri dan rasa tanggung jawab. Peneliti menemukan ketidakdisiplinan shalat lima waktu dikalangan mahasiswa IAIN Kediri diduga karena bermain game online. Oleh karena itu, peneliti ingin membuktikan apakah ada hubungan antara bermain game online dengan tingkat kedisiplinan beribadah shalat lima waktu pada mahasiswa IAIN Kediri. Untuk mengukur bermain game online menggunakan terpaan media dengan indikator durasi, frekuensi dan atensi. Sedangkan untuk mengukur tingkat kedisiplinan shalat lima waktu menggunakan efek behavioral yang terjadi dengan indikator ketepatan waktu, ketertiban, tanggung jawab dan kemauan atau kehendak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah survei/angket yang diisi oleh 100 responden dengan cara accidental sampling, yaitu responden ditemui secara kebetulan dan dirasa cocok untuk dijadikan sampel. Kriteria sampelnya adalah mahasiswa IAIN Kediri yang bermain game online. Uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji nonparametrik metode korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,01 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat hubungan antara bermain game online dengan tingkat kedisiplinan beribadah shalat lima waktu mahasiswa IAIN Kediri. Nilai koefisien korelasi = -0,379 berada pada rentang 0,20 - 0,40 yang berarti tingkat hubungannya lemah. Tanda minus menunjukkan hubungannya negatif. Artinya, terdapat hubungan yang negatif dengan kekuatan lemah yang signifikan antara bermain game online dengan tingkat kedisiplinan beribadah shalat lima waktu mahasiswa IAIN Kediri.References
Abidin, D. Z. (2008). Al-Quran for Life Excellence Tips-tips Cemerlang dari Al-Quran. Mizan Publika.
Algifari. (1997). Analisis Statistik Untuk Bisnis Dengan Regresi, Korelasi, dan Nonparametrik (1 ed.). BPFE.
Ardianto, E., Komala, L., & Karlinah, S. (2017). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Simbiosa Rekatama Media.
Ath-Thayyar, A. (2006). Ensiklopedia Shalat. Maghfirah Pustaka.
Efendi, M. M. (2020). Dampak Game Online Terhadap Pelaksanaan Ibadah Shalat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Husna, N., Normelani, E., & Adyatma, S. (2017). Hubungan Bermain Games dengan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Banjarmasin Barat. Jurnal Pendidikan Geografi, 4.
Mahudi, M. (2018). Hubungan Kedisiplinan Melaksanakan Shalat Fardhu Dengan Akhlakul Karimah Remaja Dusun Kauman Desa Kotagajah Lampung Tengah. Universitas Agama Islam Negeri Metro.
Safrodin, M. (2014). Sunah-Sunah Kecil Berpahala Besar. Bunyan.
Saputra, R. A. D. (2020). Interaksi Sosial Pada Remaja Kecanduan Game Online di Desa Singosaren. Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.
Siswanto, F. Z. (2013). Hubungan Antara Kedisiplinan Melaksanakan Sholat Wajib Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa di Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan. EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi, 2(1).
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wahyuni, S. (2021). Pengaruh Permainan Game Online Terhadap Perilaku Menyimpang Anak SD Inpres Buttatianang II, Rappojawa, Kec. Tallo, Makassar. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Yosodipuro, A. (2011). Miracle of Shalat Hajat. Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This is an open-access journal. All works published under Creative Commons license CC-BY-SA which mean that all content is freely available at no charge to the user or his/her Institution. User are allowed to read, download, copy, write, improve, and create derivative creation even for other lawful purposes, this license permits anyone to, as long as they cite and license the derivative creation under similar terms

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.