KONTRIBUSI OMAR KHAYYAM TERHADAP POLITIK DAN PEMERINTAHAN KESULTANAN SELJUK
DOI:
https://doi.org/10.30821/moderateel-siyas.v4i1.25468Keywords:
Omar Khayyam, Politik dan Pemerintahan, Kesultanan SeljukAbstract
Omar Khayyam adalah ilmuwan Muslim berkebangsaan Persia yang terkenal ahli dalam bidang matematika dan astronomi. Ia hidup di Wilayah kekuasaan Bani Seljuk pada abad ke-11 (sebelas) Masehi, ketika itu Kesultanan Seljuk dipimpin oleh Muhammad Alp Arslan yang kemudian digantikan oleh Sultan Malik Shah. Artikel ini menguraikan tentang kontribusi Omar Khayyam terhadap kemajuan pemikiran dan peradaban Islam khususnya kontribusi Omar Khayyam dalam bidang politik dan pemerintahan Kesultanan Seljuk. Penelitian ini merupakan studi tokoh. Sumber data diperoleh melalui kajian pustaka dengan pendekatan sejarah. Berdasarkan sumber-sumber pustaka yang penulis peroleh, ternyata Omar Khayyam tidak hanya ahli dalam bidang matematika dan astronomi, akan tetapi ia juga ahli dalam bidang sastra, filsafat, dan ilmu kedokteran, serta sering membantu tugas-tugas Perdana Menteri Nizaham Al-Muluk dalam menjalankan pemerintahan dan politik di Kesultanan Bani Seljuk. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa Omar Khayyam memiliki kontribusi yang sangat besar dalam bidang politik dan keberlangsungan Pemerintahan Kesultanan Bani Seljuk.References
Assyaukanie, Luthfi. Islam and the Secular State in Indonesia. Singapore: ISEAS Publications, 2009.
Barton, Greg, dan Abdollah Vakily. "Indonesia's Nurcholis Madjid and Abdurrahman Wahid as Intellectual 'Ulama': The Meeting of Islamic Traditionalists and Modernism in Neo-Modernist Thought." Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies 4, no. 1 (1997): 1-30.
Chappel, James. Review of Is Europe Christian? by Olivier Roy, translated by Cynthia Schoch. Journal of Church and State 63, no. 4 (Autumn 2021): 723-726. https://doi.org/10.1093/jcs/csab040.
Hidayat, Undang. "Negara Hukum dan Politik Hukum Islam di Indonesia: Catatan Kritis atas Pemikiran Nurcholis Madjid." Asy-Syari'ah 17, no. 3 (Desember 2015).
Hikam, Muhammad A. S. Demokrasi dan Civil Society. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia, 1996.
Katimin. Politik Islam Indonesia: Membuka Tabir Perjuangan Islam Ideologis dalam Sejarah Politik Nasional. Medan: Perdana Publishing, 2018.
Madjid, Nurcholis. Cita-cita Politik Islam Era Reformasi. Jakarta: Paramadina, 1999.
Madjid, Nurcholis. Islam Agama Kemanusiaan: Membangun Tradisi dan Visi Baru Islam. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina, 1995.
Madjid, Nurcholis. Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 1993.
Madjid, Nurcholish. Islam Doktrin dan Peradaban. Cet. IV. Jakarta: Paramadina, 1999.
Mawardi, Imam. "Dimensi Masyarakat Madani: Membangun Kultur Etika Sosial." Cakrawala: Jurnal Studi Islam dan Humaniora 10, no. 2 (Desember 2015).
Mietzner, Marcus. "Rival Populisms and the Democratic Crisis in Indonesia: Chauvinists, Islamists and Technocrats." Australian Journal of International Affairs 74, no. 4 (2020): 420-438. https://doi.org/10.1080/10357718.2020.1734773.
Rachman, Budhy Munawar. Karya Lengkap Nurcholish Madjid. Jakarta: Nurcholish Madjid Society (NCMS), 2019.
Rambe, Toguan. "Komparasi antara Konsep Syura dan Demokrasi dalam Politik Islam." (2021).
Wahyu, Anggi. "Syura dan Demokrasi: Antara Teori dan Prakteknya dalam Dunia Islam." Jurnal Ilmu Agama
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree with the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.