Akulturasi Islam Pada Budaya Kenduri Ketupat Pada Bulan Ramadhan

Penulis

  • Ismail Effendi Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Resha Khofila Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Mhd. Ulul Azmi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Muhammad Syukri Albani Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Imam El Islamy Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.37064/nadwah.v29i1.15266

Kata Kunci:

acculturation, culture kenduru ketupat

Abstrak

The purpose of this study is to provide light on cultural acculturation in the Ramadan-related Kenduri Ketupat tradition in Hamlet III, Bedimbar Tanjung Morawa Village. To do this, researchers employ research techniques that take a religious anthropological stance in an effort to comprehend the true significance of the studied object. The analysis in this study adopts a phenomenological or qualitative method that is descriptive in character. The results of this study suggest that cultural acculturation in Kenduri Ketupat in Buntu Bedimbar Village, Tanjung Morawa, which is carried out every mid-Ramadan month, is the identity of the Muslim community in social-religious activities. The philosophy of cultural acculturation in Kenduri Belah Ketupat is that the month of Ramadan can continue to be sticky and dense so that the worship that is done can continue to stick in the heart as sticky rice cake in a diamond. Pulut, which is attached to the diamond, means that the worship in the month of Ramadan can remain sticky and dense

Biografi Penulis

Resha Khofila, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam

Referensi

Amin, K., & Salim, A. (2018). Ensiklopedi Islam Nusantara Edisi Budaya. In Kementrian Agama RI.

Amirullah, Tafsir, A., Husaini, A., & Mujahidin, E. (2019). Makna Budaya Ilmu Dalam Literatur Islam. Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam, 08(02), 267-286.

Arybowo, S. (2010). Kajian Budaya dalam Perspektif Fislosofi. Jurnal Masyarakat & Budaya, 12(2), 209-230.

Budi Setyaningrum, N. D. (2018). Budaya Lokal Di Era Global. Ekspresi Seni, 20(2), 102. https://doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392

Dofari, D. (2018). Pengaruh Budaya Nusantara Terhadap Implementasi Nilai-Nilai Islam Di Indonesia. FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 4(2), 283. https://doi.org/10.24952/fitrah.v4i2.947

Fadli, R. V., Malang, U. N., & Sanankulon, K. (2022). Nilai-Nilai Multikulturalisme Tradisi Kupatan di Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. 4(1), 12-20.

Gafur, A., Rusli, R., Mardiyah, A., Anica, A., & Mungafif, M. (1970). Agama, Tradisi Budaya dan Peradaban. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 21(2), 124-138. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v21i2.10665

Hasanudin. (1996). Hukum Dakwah: Tinjauan Aspek Hukum dalam Berdakwah di Indonesia. Pedoman ilmu jaya.

Irmawati, S. (2021). Penerapan Budaya Islami di Lingkungan Sekolah. GUAU:Jurnal Pendidikan Guru Agama Islam, 1(3), 281 dan 287.

Kadir, S., Nuranisa, Asnidar, & Zainal, A. (2020). Sudut Pandang Sosiologi Islam dalam Pelaksanaan Budaya Pompaura Masyarakat Suku Kaili The Viewpoint of Islamic Sociology in the Implementation of the Pompaura Culture of the Kaili Tribe. IQRA: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 15(02), 84-88.

Kuntowijoyo. (2001). Pengantar ilmu Antropologi. In mizan (Vol. 6, Issue 1). https://doi.org/10.36424/jpsb.v6i1.162

Kurdi, M. (2020). Menelusuri Karakteristik Masyarakat Desa Pendekatan Sosiologi Budaya Dalam Masyarakat Atjeh/ Muliadi Kurdi, Banda Aceh. Book, 53(9), 1689-1699.

Mahdayeni, M., Alhaddad, M. R., & Saleh, A. S. (2019). Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia dalam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia dan Sumber Penghidupan). Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 154-165. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v7i2.1125

Majid, A., & Andayani, D. (2006). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. PT. Remaja Rosdakarya.

Misbahuddin, M. (2018). Pembangunan Budaya Dalam Masa Islam Awal. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 13(02), 332-347. https://doi.org/10.37680/adabiya.v13i02.29

Mudjahirin Thohir. (2013). Memahami Kebudayaan: Terori, Metodologi, dan Aplikasi. Komunitas, 5(2), 162-171.

Paisun. (2010). Dinamika Islam Kultural: Studi atas Dialektika Islam dan Budaya lokal Madura. Proseding Annual Conference on Islamic Studies Ke-10.

Suhandjati, S. (2020). Islam dan Kebudayaan Jawa Revitalisasi Kearifan Lokal.

Supriatna, E. (2019). Islam dan Kebudayaan (Tinjauan Penetrasi Budaya Antara Ajaran Islam dan Budaya Lokal/Daerah). Jurnal Soshum Insentif, 2(2), 282-287.

Syamaun, S. (2019). Pengaruh Budaya Terhadap Sikap Dan Perilaku Keberagamaan. Jurnal At-Taujih Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(2), 81-95.

Syaputra, D. (2020). Tradisi Surat Menyurat Sultan Indrapura Dengan Depati Kerinci. Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 6(1), 55-77. https://doi.org/10.36424/jpsb.v6i1.158

Yadi, A. (2020). Komunikasi dan Kebudayaan Islam di Indonesia. Kalijaga Journal of Communication, 2(1), 47-60. https://doi.org/10.14421/kjc.21.04.2020

Unduhan

Diterbitkan

2023-05-12

Terbitan

Bagian

Articles