Teologi Transpormatif Sebagai Esensi Ketauhidan dan Aplikasinya Dalam Kehidupan

Authors

  • Hasnun Jauhari Ritonga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.37064/nadwah.v25i2.7488

Keywords:

Teologi transpormatif, Ketauhidan

Abstract

Supaya tidak terjadi ketimpangan sosial, maka sangat dibutuhkan transformasi nilai-nilai Islam yaitu melakukan proses pemberdayaan dan pembebasan umat terutama pada kaum dhu'afa dari berbagai bentuk eksploitasi baik pada level individual maupun struktural. Dengan kata lain, mereka yang benar-benar bertauhid, seyogyanyalah selalu peka dan terpanggil kesadarannya untuk memerdekakan, mem-bebaskan, dan memberdayakan umat manusia dari segala macam eksploitasi yang membuat kehidupan ini menjadi nista, sekaligus jangan sampai terjangkiti penyakit yang menghancurkan hakikat kemanusiaan ini

Author Biography

Hasnun Jauhari Ritonga, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Fakultas Dakwah dan Komunikasi

References

Amin Rais, 1997. Cakrawala Islam. Bandung: Mizan

Amir Tajrid.2007. http://www.banker makalah.blogspot.com/ 2007/03/menyeimbangkan-tauhid-individual dan.html/ diak ses-ada:07/12/2008 Gatra No. 42 Tahun II, 31 Agustus 1996.

http://id.wikipedia. org/wiki/Teologi_pembebasan

http://media.isnet.org/islam/Etc/TanggapPembebasan.html.

Misbah, Muhammad Taqi. 1996. Monoteisme, Tauhid Sebagai Sistem Nilai Dan Akidah Islam. Jakarta: PT. Lentera Basritama

Nurfatoni, Muhammad. 2008. Tuhan Yang Terpenjara. Jakarta: Kanzun Books

Rachman, Budi-Munawar, 2004. Islam Pluralis, Wacana Kesetaraan Kaum Beriman. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Downloads

Published

2020-06-12