Pengaruh Pemahaman Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Muslim
DOI:
https://doi.org/10.30829/ajei.v0i1.29531Kata Kunci:
Zakat, Taxable Income, Tax Compliance, Islamic Economics, Muslim TaxpayersAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman zakat sebagai pengurang Penghasilan Kena Pajak (PKP) terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi Muslim. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya tingkat kepatuhan pajak di Indonesia, sementara mayoritas penduduk adalah Muslim yang memiliki kewajiban membayar zakat. Integrasi antara sistem zakat dan pajak yang diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2011 dan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan memberikan peluang sinergi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 120 wajib pajak orang pribadi Muslim yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman zakat sebagai pengurang PKP berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi Muslim (beta = 0,412; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa sosialisasi mekanisme pengurangan zakat dari PKP dapat menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan di kalangan Muslim. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi perpajakan yang terintegrasi dengan nilai-nilai ekonomi syariah.Referensi
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179-211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income tax evasion: A theoretical analysis. Journal of Public Economics, 1(3-4), 323-338. https://doi.org/10.1016/0047-2727(72)90010-2
Badan Amil Zakat Nasional. (2023). Statistik zakat nasional 2022. BAZNAS Press.
Badan Pusat Statistik. (2021). Hasil sensus penduduk 2020. BPS Indonesia.
Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2021). Ekonomi pembangunan syariah (Edisi revisi). RajaGrafindo Persada.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Direktorat Jenderal Pajak. (2022). Laporan tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2022. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Hamid, M. A., Sanusi, Z. M., Rodzi, M. N. H., & Abdullah, N. (2022). Zakat tax rebate and tax compliance among Muslim taxpayers: Evidence from Malaysia. Journal of Emerging Economies and Islamic Research, 10(1), 15-28. https://doi.org/10.24191/jeeir.v10i1.7862
Huda, N., Rini, N., Mardoni, Y., & Putra, P. (2022). The analysis of attitudes, subjective norms, and behavioral control on muzakki's intention to pay zakat. International Journal of Zakat, 7(1), 37-52. https://doi.org/10.37706/ijaz.v7i1.309
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Nota keuangan beserta APBN tahun anggaran 2024. Kementerian Keuangan RI.
Kirchler, E. (2007). The economic psychology of tax behaviour. Cambridge University Press.
Mustaqiem, A., Wahyuningsih, T., & Dewi, R. (2023). Pengaruh theory of planned behavior terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi: Studi empiris di KPP Pratama Yogyakarta. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 23(2), 112-128. https://doi.org/10.29040/jap.v23i2.7154
Nurhayati, S., & Wahyuni, S. (2022). Pemahaman regulasi zakat sebagai pengurang PKP dan dampaknya terhadap kepatuhan wajib pajak Muslim. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 17(1), 45-62. https://doi.org/10.24843/JIAB.2022.v17.i01.p04
Palil, M. R., & Mustapha, A. F. (2021). The evolution and concept of tax compliance in Asia and Europe. Australian Journal of Basic and Applied Sciences, 15(3), 557-563.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Sekretariat Negara.
Riswanto, A., & Sulistiani, R. (2023). Analisis integrasi zakat dan pajak penghasilan dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 15(1), 89-110. https://doi.org/10.15408/aiq.v15i1.27891
Suryani, H., & Hendryadi, H. (2021). Religiusitas, sikap, norma subjektif, dan niat kepatuhan zakat: Telaah pada muzakki profesional. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 7(2), 211-230. https://doi.org/10.20473/jebis.v7i2.28912
Wahab, N. A., & Abdul Rahman, A. R. (2021). Efficiency of zakat institutions and its determinants. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 12(5), 629-645. https://doi.org/10.1108/JIABR-04-2020-0100
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.