Moderasi Beragama Dalam Pengamalan Ibadah Pada Masa Covid 19 Di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.37064/jpm.v10i1.9906Kata Kunci:
Covid 19, Moderasi Beragama, Fatwa MUI, MesjidAbstrak
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dakwah anomali dalam Novel Janji karya Tere Liye dalam rangka Pengembangan Masyarakat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh dari dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian yakni: Pertama anomali terhadap subjek yakni, da'I ‘Bahar' yang hanya setahun di psantren, ia dikeluarkan karena kenakalannya menyebabkan Gumilang syahid. Kedua anomali terhadap objek yakni seperti :Acong ,'bos geng Kota Lama, nara pidana, sipir senior, sipir, Asep ‘tuna netra' ayah Delima, Delima, Etek, muhib, Haryo, Surti, Budi, mandor, office boy, 7 pegawai Rumah makan Delima, dua suka relawan Rumah Yatim. Ketiga anomali terhadap materi yakni berdasarkan pusaka yang diberikan Buya sesaat sebelum Bahar keluar penjara sebagai berikut: (1) Selalu hormati dan bantu tetangga, (2) Selalu lindungi yang lemah dan teraniaya, (3) Senantiasa jujur dan tidak pernah mencuri, dan (4) Bersabarlah atas apa pun ujianmu, dan (5) Bersedekah, bersedekah, dan bersedekahlah. Kelima materi ‘pusaka' dari Buya ini dijadikan dasar dalam pengembangan masyarakat Islam nonfisik. Pengembangan Masyarakat Islam secara fisik menghasilkan hal-hal sebagai berikut: (1) toko reparasi, (2) sentra wisata kuliner, (3) Rumah Makan Delima (4) jalan bagus, (5) membuka kursus keterampilan remaja, pemuda, dan dewasa, (6) Rumah Yatim, dan (7) masjid makmur.Referensi
A.Muhammad Tahir.(2020)."Nalar Agama dan Pandemi Covid - 19".Prosiding Covid - 19.
Faried F dan Hamka Hasan.(2020). Fiqih Pandemi: Beribadah ditengah wabah,(Jakarta: NUO Publishing,), hlm. 27.
Ahmad Mukri Aji.(2020). Fatwa Majelis Ulama Indonesia: penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19.(UIN Syarif Hidayatullah:Jakarta)
Hidayah, Nur. (2020). "Dari Jabariyah, ke Qadariyah, hingga Islam Progresif:Respons Muslim atas Pandemi COVID-19 di Indonesia". Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar'i. vol.7 no.05
Ika.(2020).
Peneliti UGM Ungkap Potensi Jeruk Untuk Tangkal Corona.https://ugm.ac.id/id/berita/19213-peneliti-ugm-ungkap-potensi jeruk-untuk-tangkal-corona(Diakses pada 12 Agustus 2020 pukul 16:43 WIB).
Kholid Abdulah Harras. (2020).Pedoman Ibadah Ramadhan Selama Pandemi Covid - 19, Jawa Barat : Al Irsyad Al Islamiyah, 2020, hlm. 27.
Rusyana, Ayi Yunus.(2020)et al. "Fatwa Penyelenggaraan Ibadah di saat Pandemi Covid - 19 Di Indonesia dan Mesir". Digital Library UIN Sunan Gunung Djati.
Sattar ,Abdul dan Muhammad Majdi Amiruddin. (2020). "Darurat Moderasi Beragama ditengah Pandemic Corona Virus".Kuoritas vol 13 no. 1.
Syandri dan Fadhlan Akbar. (2020)."Penggunaan Masker Penutup Wajah Saat Shalat Sebagai Langkah Pencegahan Wabah Coronavirus Covid-19".Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar'i. vol.7 no.03
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.